Sewa New Toyota Sienta
Sewa Mobil Honda BRV
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Mobil Toyota Calya
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Daihatsu Bakal Adopsi Transmisi Cvt Di Indonesia

13 Jan 2018

All New Terios dengan transmisi otomatis yang belum CVT.

 

Para produsen otomotif dalam negeri sudah mulai melengkapi model kendaraannya dengan transmisi otomatis. Namun perlu diketahui kalau tak semua mengadopsi yang teknologi matik terbaru seperti CVT (continous variable transmission) salah satunya Daihatsu.

Semua model Daihatsu yang dipasarkan di dalam negeri masih menggunakan teknologi matik konvensional. Walaupun memang di negeri asalnya, merek yang berada di bawah Toyota ini sudah semua CVT.

Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) ternyata punya alasan, mengapa pihaknya belum mengimplementasikan jenis tersebut di Indonesia. Dirinya menyebut kalau teknologi masih cukup mahal untuk dipasarkan di dalam negeri, walaupun ke depannya bukan tidak mungkin bisa dihadirkan.

Baca juga : Kenali Perbedaan Mobil Matik Konvensional dan CVT

 

Rendering Daihatsu Sirion
Rendering Daihatsu Sirion

 

“Kami Juga ada nanti (di Indonesia), kalau di Jepang semua pakai CVT. Namun, jika ingin diterapkan untuk pasar di Indonesia harganya bagaimana cukup tidak, kemudian dari sisi kompetisi bagaimana,” ujar Amelia, Kamis 11/1/2018).

Ketika ditanyakan, apakah Sirion terbaru yang akan pertama kali menggunakan transmisi CVT, Amelia juga masih malu-malu mengungkapkannya. Model mobil kota terbaru Daihatsu ini, rencananya bakal meluncur bulan depan di Tanah Air.

Audi Tarantini, EC Advantage Stage Evaluation Department, Test and Validation Division (R&D) ADM juga mengatakan, kalau penggunaan transmisi CVT ke depannya bukan tidak mungkin akan dilakukan. Apalagi kalau kompetitor sudah melakukannya.

“Dari segi cost lebih efisien yang konsvensional, tapi untuk near futuredengan perkembangan teknologi kompetitor yang kami perhatikan, jadi ada kemungkinan kesempatan untuk menggunakan CVT,” ujar Audi.