Sewa New Toyota Sienta
Sewa Mobil Honda BRV
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Mobil Toyota Calya
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Dari Kandang Ayam, Vw Tua Ini Direstorasi Jadi Asli

14 Nov 2017

Dari Kandang Ayam, VW Tua Ini Direstorasi Jadi Asli

 

 

Memiliki mobil klasik memang menjadi hobi bagi sebagian orang. Selain hobi, mobil klasik juga bisa dijadikan investasi. Terlebih mobil klasik itu langka.

Mobil klasik Volkswagen Karmann Ghia Type 34, misalnya. Agus Ari Seno, pemilik VW Karmann Ghia Type 34 tahun 1964 mengaku ingin memiliki mobil klasik itu karena jarang. Terlebih, mobil VW Karmann Ghia Type 34 tidak lama umurnya.
 

VW Karmann Ghia Type 34VW Karmann Ghia Type 34 Foto: Rangga Rahadiansyah


 


"Ini Karmann Ghia 34 kan keluarnya sedikit dalam kurun waktu hanya beberapa tahun. Ini produk mahal, jadi gagal. Kalau yang banyak kan yang Type 1. Yang 34 kan terlalu mahal dulu, jadi nggak kebeli oleh konsumen. Suatu saat mati dia, kolaps, sekarang lagi dibangkitin sama teman-teman," kata Agus kepada detikOto di acara Kumbar Kedai Built Up di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/11/2017).
 



Agus mendapat mobil itu dari Surabaya ketika kondisi mobilnya tak karuan. Dia menyebut, mobilnya saat itu sudah menjadi bangkai sebelum direstorasi dan dikembalikan seperti aslinya.

"Saya dapatnya dari Surabaya, itu bangkai. Itu saya dapat kondisi dibuat kandang ayam, kemudian lampunya diganti dengan lampu Toyota, jadi kita kembalikan lagi ke asalnya. Termasuk kaca, list, bumper, spidometer. Kembali ke original lagi. Dulu itu kondisinya sudah ketanam ke tanah. Satu ban itu ketanam di tanah. Jadi kita keluarkannya setengah mati," cerita Agus.

Agus pun menghabiskan waktu dua tahun untuk mengembalikan kondisi VW Karmann Ghia Type 34 ini seperti semula. Sebab, banyak komponen yang sulit ditemukan di Indonesia.

"Sekian bulan baru datang (komponen itu), ada yang sampai tiga bulan baru datang, jadinya lama," kata Agus. (rgr/ddn)