Rental Sewa Suzuki Ertiga
Sewa Mobil Wuling Cortez
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Sewa Mobil Toyota Sienta
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Kapan Lampu Kabut Digunakan?

08 Nov 2018

Selain lampu utama, mobil juga biasanya dilengkapi dengan fog lamp alias lampu kabut. Lampu kabut berfungsi untuk memberikan penerangan lebih saat kita melintas di jalanan gelap yang tak mampu disinari oleh lampu depan. 

Peran fog lamp perlahan-lahan mulai tergantikan dengan adanya lampu LED. Seperti diketahui banyak pabrikan yang memasang lampu LED untuk mempercantik tampilan mobilnya. Bahkan mobil-mobil baru sekarang justru mementingkan lampu LED daripada fog lamp. 

Melansir Auto Express, Selasa (30/10/2018), rupanya LED tidak didesain untuk memberi penerangan lebih. LED diciptakan lebih untuk memberikan tanda kepada pengguna jalan lain di tempat gelap. 

Lampu kabut biasanya tidak menyala secara otomatis. Kita terlebih dahulu harus menyalakannya melalui tombol secara manual. Ada juga yang dinyalakan dengan cara memutar tombol. Lampu kabut menyala biasanya juga tampak pada layar MID. 

Di Inggris penggunaan lampu kabut wajib digunakan ketika visibilitas minim yakni jarak pandang tak sampai 100 meter bahkan tertulis dalam undang-undang setempat. 

Lampu kabut juga bisa dimatikan jika dirasa menyilaukan pengendara lain. Namanya lampu kabut, biasanya dinyalakan ketika jalanan berkabut tebal, tidak setiap saat. Jika dirasa jarak pandang ke depan cukup, maka penggunaan lampu kabut tidak diperlukan. 

Penggunaan lampu kabut juga tidak disarankan ketika permukaan jalan basah. Dengan menyalakan lampu kabut maka cahaya berlebih bakal timbul akibat refleksi ke permukaan jalan.