Sewa New Toyota Sienta
Sewa Mobil Honda BRV
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Mobil Toyota Calya
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Lexus: Konglomerat Indonesia Pasti Punya Lexus

07 Dec 2017

Lexus: Konglomerat Indonesia Pasti Punya Lexus

 

Di antara mobil premium yang ada di Indonesia, Lexus jadi satu-satunya yang berasal dari Jepang. Meski demikian, Lexus mengklaim rata-rata orang kaya di Indonesia punya mobil Lexus.

"Sekarang kita sudah masuk ke hati orang-orang konglomerat Indonesia, kayaknya nggak ada konglomerat Indonesia yang nggak punya Lexus, apalagi kita kan memang rata-rata mobilnya di atas Rp 1 miliar," ujar General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja, kepada wartawan, di Jakarta.

Menurut Adrian konsumen yang memutuskan membeli produk Lexus bukan hanya sekedar membeli mobil, namun juga memikirkan segala halnya. "Kalau orang beli, itu bukan hanya beli mobil buat kita, tapi menaruh juga kepercayaannya, keselamatannya di tangan kita, tentunya harus terima kasih banyak pada mereka tuh," katanya.
 


Lexus pun punya strategi untuk mempertahankan hal tersebut. Yakni dengan cara mensejahterakan dan membahagiakan para karyawannya terlebih dahulu. Sebab jika dari karyawannya saja sudah tidak bahagia, tidak mungkin konsumennya bahagia. "Karyawan harus happy, gaji bagus, bonus bagus. Tapi nggak melulu itu, yang penting budaya di dalam sendiri mereka harus merasa berkembang bertumbuh, dan nomor satu sebelum bikin customer happy, karyawan itu harus merasa happy duluan," ujarnya.

Namun lanjut Adrian mengatakan tidak melulu berkaitan dengan uang, banyak hal lainnya. Seperti memberi pelatihan yang bagus kepada para karyawan agar mereka memiliki kemampuan yang apik, dan masih banyak lagi.

"Budaya kemampuan orang melayani , dikirim training, itu impactnya bukan hanya untuk bisnisnya doang, tapi buat pribadinya, buat orang indonesianya nih, sehingga orang-orang kita tuh bisa menjadi tokoh-tokoh otomotif dengan penuh tadi budayanya yang kuat," tambahnya.

Selama 10 tahun di Indonesia, total mobil Lexus yang terjual sudah mencapai sekitar 6.000 unit. "Sampai bulan lalu, rata seluruh Indonesia, Jakarta paling tinggi, dominasi," ujarnya.

Dengan jumlah masyarakat Indonesia yang mencapai angka sekitar 250 juta jiwa, dirinya berharap para pelaku di industri otomotif roda empat Indonesia semuanya berkembang, dan saling mengisi satu sama lain. 

"Memberikan inspirasi bagi industri otomotif Indonesia juga agar kita bisa memajukan industri otomotif, jangan sampai ada lagi tiba-tiba (produsen) tutup, kalau bisa semua naik, nggak perlu ada yang turun, berarti dalam arti pasarnya diperluas dikembangin lagi, kita nggak perlu rebut-rebutan kue," katanya.

"Negara lain coba kayak Filipina misalnya, penduduknya berapa, berapa jumlah mobilnya? Secara presentase lebih besar dari kita, jadi menurut saya kita tuh masih kuat terlalu besar, jadi jangan ribut-ribut berantem rebutan kue, kecil lah ngapain, justru kita bersatu sama-sama bikin maju industri otomotif Indonesia," pungkas Adrian. (khi/ddn)