Rental Sewa Suzuki Ertiga
Sewa Mobil Wuling Cortez
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Sewa Mobil Toyota Sienta
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Mobil China Dfsk Tunggu Kebijakan Mobil Listrik

09 Aug 2018

 Bukan hanya pabrikan Jepang yang menunggu kebijakan mobil listrik benar-benar hadir di Indonesia. Pabrikan China, DFSK, pun sangat menunggu kebijakan pemerintah tersebut. Karena DFSK juga tertarik untuk melahirkan mobil listrik di Indonesia.

"Seperti yang dikatakan Pak Jokowi yang akan menekankan kendaraan electrical. Apabila program electrical itu sudah ada, kami akan sangat mendukung. Nanti mudah-mudahan kita akan coba datangkannya," ujar General Marketing Sales Center, PT Sokonindo Automobile, Permata Islam di GIIAS 2018.

Permata juga menyampaikan, soal harga mobil listrik DFSK di Indonesia, pihaknya masih melakukan study berapa harga yang cocok bila diperkenalkan di Indonesia. 

Pada pemberitaan detikOto sebelumnya, soal aturan mobil listrik yang sudah dinanti berbagai kalangan di Indonesia, Presiden Joko Widodo meminta semua pihak bersabar. September 2018 regulasi mobil listrik kemungkinan rampung.

"Tadi berkaitan dengan misalnya mobil listrik dengan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) tapi tetap masih kita kalkulasi. Nanti ditunggu saja September. Ini kalkulasinya sedang dihitung tadi akhir September akan kelihatan," ujarnya kepada wartawan, di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018) di ICE BSD, Tangerang, Kamis (2/8/2018) lalu.

Bukan tanpa alasan Jokowi mengatakan hal tersebut. Karena sudah delapan bulan pemerintah mengkaji dan menggodok akan seperti apa nantinya regulasi tersebut.

"Untuk kegiatan-kegiatan industri inovasi di otomotif yang mana ini sudah 8 bulan kita kalkulasi kita kaji agar bisa kita keluarkan untuk mendorong tumbuhnya industri otomotif di negara kita," tuturnya.

Selama 8 bulan itu, regulasi terkait mobil berpenggerak listrik lebih mengerucut kepada segala hal yang terkait perpajakan.

"Regulasinya terutama di bidang perpajakan ini terus akan kita hitung, kalkulasi apakah insentif-insentif itu bisa diberikan. Kemudian juga apakah bisa diberikan untuk jenis-jenis mobil seperti apa," lanjut Jokowi