Rental Sewa Suzuki Ertiga
Sewa Mobil Wuling Cortez
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Sewa Mobil Toyota Sienta
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Mobil Zaman Now, Waktunya Servis Ada Pengingatnya

03 Dec 2018

Konsumen mobil zaman sekarang tampaknya tak perlu khawatir lagi dalam perawatan kendaraan. Soalnya, mobil-mobil sekarang--terlebih mobil mewah--sudah ada pengingat waktu servisnya.

Salah satunya adalah mobil-mobil BMW. Konsumen BMW tak perlu khawatir lupa atau terlewat masa servis mobilnya. Soalnya, kalau mobil sudah waktunya servis, layar di spidometer akan menampilkan informasi.

"Kalau di BMW itu kan condition by service. Jadi berdasarkan kondisi. Ketika di-start mobil kan di situ ada informasi servis sekian kilometer lagi. Misalnya, 12.000 km lagi harus ganti oli, jadi kita harus berdasarkan informasi dari situ saja," kata Vice President Aftersales BMW Group Indonesia Ariefin Makaminan di Semarang, Jawa Tengah.

Menurutnya, pengingat itu bukan cuma berdasarkan kilometer jarak tempuh. Namun, perhitungan pengingat servis itu berdasarkan kondisi sesungguhnya.

"Kalau yang (mobil2) sekarang ini dia berdasarkan konsumsi bahan bakar, jadi berdasarkan algoritma. Mobil itu kan berputar, selama ini kan berdasarkan jarak, kita tiap 5.000 ganti oli, sebagai reminder. Apa iya sampai 5.000 km dengan kondisi Jakarta mungkin tidak seperti itu. Kan kondisi Jakarta, macet, cuaca panas yang pasti kondisi oli lebih cepat habis," kata Ariefin.

Bisa jadi, kalau kondisi oli atau komponen lain sudah harus diganti karena pemakaian, mobil akan memberikan pengingat servis meski sebelum waktu rekomendasi. Misal, ganti oli direkomendasikan 5.000 km, dan sebelum jarak itu kualitas oli berkurang, maka sudah ada pengingat waktu servisnya.

"Nah kalau di BMW justru berdasarkan konsumsi bahan bakar, jadi lebih ke arah lifetime mobil itu sendiri. Misalnya, pertama kali beli BMW mungkin ganti oli di 12.000 km kemudian turun menjadi 9.000 km. Karena cara bawa mobil itu kayak gimana sebenarnya. Semakin irit bahan bakar semakin panjang life-nya dia, semakin boros BBM ya semakin cepat dia harus ganti. Jadi benar-benar perhitungan realtime berdasarkan kondisinya, benar-benar real," jelas Ariefin.

Bukan cuma kondisi oli yang dipantau, komponen lainnya kalau sudah harusnya diganti pun akan diberikan peringatan. Bahkan sampai air wiper pun kalau habis ada peringatannya.

"Oli, radiator, bahkan sampai washer fluid, washer fluid low ya isi lagi. Kampas rem waktunya diganti dikasih tahu," ujarnya.