Rental Sewa Suzuki Ertiga
Sewa Mobil Wuling Cortez
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Sewa Mobil Toyota Sienta
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Mudik Bawa Mobil, Yang Aman Berangkat Malam Atau Siang?

12 Jun 2018

Mudik dengan nyetir mobil sendiri perlu perhatian khusus. Perjalanan panjang menuju kampung halaman tentu akan menguras tenaga. Apalagi kalau sedang berpuasa di siang hari.

Mungkin masih banyak yang mempertanyakan lebih aman mana mudikberangkat malam atau siang. Pertimbangannya, kalau malam pencahayaan kurang, kalau siang sedang berpuasa.

Menurut Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mau berangkat siang atau malam boleh-boleh saja. Asalkan pemudik menyesuaikan dengan kondisi fisik atau kesehatan pengemudi.

"Sebab, keduanya (siang atau malam) bisa bahaya jika tubuh pengemudi tersebut tidak maksimal," kata Sony kepada detikOto, Jumat (8/6/2018).

Yang pasti, kata Sony, mengemudi saat kondisi terang maupun gelap mempunyai rintangan yang berbeda. Saat siang hari ketika sedang puasa, masalahnya adalah emosi panas, dehidrasi dan lain-lain.

"Sementara saat malam masalahnya adalah circadian rhythms (jam kerja tubuh), ngantuk, jarak pandang terbatas, silau lampu dan lainnya. Kedua hal ini sama bahayanya kalau pengemudi tidak paham batas kemampuan diri. Jadi nggak ada yang lebih baik kecuali disesuaikan dengan kemampuan diri," jelas Sony.

Misalnya, ada orang yang matanya tidak bisa terpapar sinar lampu berkali-kali dari kendaraan lain saat malam hari, dia bisa memilih berangkat siang. Atau, ada sebagian orang yang tidak tahan sinar matahari atau karena dehidrasi saat puasa, silakan jalan malam hari.

"Tapi kendalanya jam kerja tubuh (circadian thytms) sesuai nggak? Kedua-duanya (berangkat siang atau malam) butuh istirahat cukup enam jam sebelum berangkat dan rutin istirahat 4 jam sekali selama perjalanan," jelasnya