news

08 Nov 2018

Punya Tampang Imut, Mini Klasik juga Disukai Anak-anak

Di Indonesia Mini klasik atau jadul masih mendapat julukan Morris. Mobil yang identik dengan Mr. Bean ini masih mendapatkan hati di kalangan pecinta mobil tua tanah air.

Bahkan sampai saat ini masih ada bengkel yang tersedia melayani perbaikan Mini Morris, yakni QQ Mini Morris yang bermarkas di Jl. Raya Hankam No.56, Jatimurni, Bekasi. Salah satu juru bicara bengkel tersebut, Polo Siregar mengungkapkan alasan mengapa Morris masih bertahan di bumi pertiwi.

"Imut lucu ya, terus bisa kencang, sejarahnya panjang, pernah juara di Monte Carlo, pernah juga jadi produksi terbanyak, semua negara juga pakai mobil ini," ungkap Polo.

Dari sekian banyak varian, Mini Cooper bisa dibilang merupakan yang paling tenar. Seri ini mengalami debut pada 1961 melalui tangan dingin John Cooper, seorang desainer mobil reli dan formula satu. Mini Cooper S, seri yang lebih sporty, memenangi tiga kejuaraan reli Monte Carlo.

Tak hanya orang tua, bahkan anak-anak pun dirasa tertarik dengan desain mobil yang diklaim pesaing dari Beetle, mobil keluaran Volkswagen ini.

"Banyak disenangi anak-anak karena lucu dan imut, coba mobil-mobil sekarang gandeng sama klasik, orang pasti milih berfoto dengan ini (Mini Klasik)," tutur Polo.

Bila ditarik dari sejarahnya yang terbentang cukup panjang, dari tahun ke tahun mobil ini tetap mempertahankan bentuk dasarnya yang mungil dan berlampu bulat. 


Latest News