Rental Sewa Wuling Cortez
Sewa Mobil Honda BRV
Rental mobil Nissan Xtrail
Rental Sewa Mobil Toyota Sienta
Sewa mobil Kia
Rental sewa mobil Innova
Rental Mobil Fortuner
Rental Mobil Mercedes E Class
Sewa Hiace
Rental Mobil New Camry
Sewa Alphard
Rental Mobil New CRV di Jakarta
Sewal Hyundai H1
Rental Mobil Honda Mobilio
Rental Mobil Nissan Evalia

Regulasi Baru Uji Tipe Kendaraan Listrik Resmi Terbit

12 Jun 2018

Pemerintah secara bertahap mulai memperbolehkan kendaraan listrik (electric vehicle) bergerak legal di jalanan. Regulasi terbaru adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 33/2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor yang baru, diundangkan pada 24 April 2018.

Aturan tersebut menggantikan peraturan sebelumnya yang tertera pada Keputusan Menteri Nomor KM. 9 tahun 2004 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor. Lebih gamblang pada Permenhub 33/2018 tersebut, menyertakan Persyaratan Teknis dan Laik Jalan Kendaraan Bermotor dengan Motor Listrik. 

 Pada BAB I terkait dengan ketentuan umum pasal 1 nomor 30, definisi soal kendaraan listrik juga sudah tercantum, di mana pada aturan sebelumnya tidak ada. Pada pasal 9 ayat 5 juga disebutkan lima kategori kendaraan listrik yang wajib memenuhi persyaratan teknis dan lain jalan, seperti sepeda motor listrik, mobil penumpang listrik, mobil bus listrik, mobil barang listrik dan kendaraan khusus listrik.

 Aturan baru ini setidaknya menjadi bentuk komitmen pemerintah, buat mendukung perkembangan otomotif dalam negeri mengikuti tren global.
Meskipun sampai saat ini Peraturan Presiden soal kendaraan listrik atau program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) dari Kementerian Perindustrian belum juga ada kejelasannya.

Sedikit mengutip bagian Empat Permenhub 33/2018, kendaraan bermotor yang motor penggeraknya menggunakan listrik, selain memenuhi ketentuan uji persyaratan teknis dan laik jalan, harus dilakukan pengujian paling sedikit terhadap unjuk kerja akumulator listrik, perangkat elektronik pengendali kecepatan, dan alat pengisian ulang energi.

Lalu, kendaraan bermotor yang motor penggeraknya hanya menggunakan motor listrik tidak dilakukan pengujian emisi gas buang. Demi memenuhi unsur keselamatan, kendaraan bermotor listrik wajib dilengkapi dengan suara dengan tingkat kebisingan dan jenis suara tertentu.

Tingkat kebisingan sebagaimana dimaksud paling rendah 31 desibel dan paling tinggi tidak melebihi ambang batas kendaraan bermotor yang menggunakan motor bakar biasa.