news

05 Mar 2016

BMW Serahkan 21 Unit Seri 5 Diesel untuk Mobil KTT OKI

BMW Serahkan 21 Unit Seri 5 Diesel untuk Mobil KTT OKI

BMW Serahkan 21 Unit Seri 5 Diesel untuk Mobil KTT OKI

BMW Serahkan 21 Unit Seri 5 Diesel untuk Mobil KTT OKI

Jakarta -BMW mulai menyerahkan 21 unit BMW 520d kepada Pasukan Pengamanan Presiden, untuk digunakan sebagai kendaraan resmi Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) 2016 pada 6-7 Maret mendatang.

Dalam siaran pers BMW, penyerahan dilakukan Jumat 4 Maret kemarin. Head of Corporate Communications, BMW Group Indonesia Jodie O'tania menuturkan bahwa BMW Seri 5 Advanced Diesel  merupakan kendaraan premium yang tepat untuk penyelenggaraan KTT luar biasa ke-5 ini, karena selain desain eksterior yang elegan dan suasana interior yang mewah, BMW Seri 5 telah diakui secara global untuk kualitas terdepan di berbagai aspek, termasuk mesin yang bertenaga.

Dikombinasikan dengan transmisi Steptronic 8 percepatan generasi baru, BMW 520d dapat melaju dari kecepatan 0 hingga 100 km/jam dalam waktu hanya 7,7 detik. Dilengkapi dengan mesin Diesel BMW TwinPower Turbo, BMW 520d juga membuktikan secara nyata performa mesin luar biasa yang diimbangi efisiensi bahan bakar.

"Kami harap dukungan kami dapat membantu memperlancar penyelenggaraan the 5th Extraordinary OIC Summit on Palestine and Al-Quds Al-Sharif,  dimana para tamu kehormatan dapat merasa nyaman, baik selama berlangsungnya konferensi, maupun saat melintas di jalanan Jakarta. Perpaduan desain, keahlian, dan material tingkat tinggi khususnya pada interior BMW Seri 5 pastinya memberikan tampilan dan suasana harmonis yang sangat nyaman," ujar Jodie.

Kepala Sesi Pendidikan dan Masyarakat Ditlantas Polda Metro Jaya, Yovanka Mamonto menjelaskan para pengemudi mobil delegasi KTT OKI dipilih baik dari anggota kepolisian maupun TNI.

Para sopir delegasi KTT OKI diberi pelatihan untuk mengemudi berdasarkan standar yang telah ditetapkan, seperti mengemudikan dengan kecepatan yang telah diatur serta tidak melakukan zig-zag saat berkendara.

"Untuk driver (mobil delegasi KTT OKI) dari Kepolisian dan TNI. Kemarin sudah ada pelatihan hampir dua minggu lebih. Dilatihnya itu seperti enggak boleh ngebut, zig-zag," ujar Yovanka.


Latest News