news

17 Feb 2016

Harga Mahal, Indomobil Berat Jualan Volvo

Harga Mahal, Indomobil Berat Jualan Volvo

Harga Mahal, Indomobil Berat Jualan Volvo

PT Indomobil Sukses International Tbk masih memegang keagenan Volvo di Indonesia. Namun, penjualan Volvo di Indonesia masih kurang baik.

Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), Soebronto Laras membenarkan hal itu. Menurutnya, Indomobil mengalami kesulitan karena Volvo masih mengimpor mobil dari Swedia.

"Karena tidak segampang itu. Sekarang ini pasar mobil itu sudah mengikuti peraturan ASEAN. ASEAN itu yang namanya biaya masuk sudah distandarisasi. Bisa 5 persen, bisa 0 persen. Tapi kalau kita impor Volvo dari Sweden, atau Audi atau VW dari Jerman itu kena pajak 40 persen. Nah bisa jual enggak sekarang?" ujar Soebronto menjawab pertanyaan detikOto saat ditemui di Sirkuit International Sentul, Selasa (16/2/2016).

Dia mengakui, penjualan mobil Volvo di Indonesia memang kecil. Karena harga jual mobil Volvo di Indonesia terbilang mahal.

"Penjualan mobil volvo memang kecil, karena memang mahal, walaupun bagus orang enggak mau beli. Sekarang banyak mobil bagus yang (diimpor) dari ASEAN kan. Mercy ASEAN, BMW ASEAN," kata Soebronto.

Selain harga yang mahal, suku cadang Volvo juga mahal. Hal itu yang menyulitkan penjualan Volvo di Indonesia.

"Volvo itu barang bagus, tapi harga. Sparepart juga mahal. Volvo itu kan sudah lebih dari 40 tahun. Malah dulu dia bikin bus tigkat," ujar Soebronto.

Tapi, Soebronto menegaskan, Volvo masih berada di bawah payung Indomobil. Hanya, penjualannya saja yang kurang baik.

"Indomobil masih megang Volvo. Kantornya masih di MT Haryono juga (kantor Indomobil di MT Haryono, Cawang, Jakarta)," sebutnya.


Latest News