news

31 Mar 2016

IIMS Bisa Rangsang Jualan Mobil yang Loyo

IIMS Bisa Rangsang Jualan Mobil yang Loyo

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke diler) pada dua bulan pertama 2016 mencapai 173.252 unit atau menurun 5,2 persen dari 182.934 unit di periode yang sama tahun lalu.

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota di Indonesia mengakui, kalau pasar dalam dua bulan pertama tahun ini masih belum menunjukan adanya peningkatan.

Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto mengatakan, tahun ini periode Januari-Februari, penjualan Toyota secara ritel (diler ke konsumen) mencapai 21.479 unit atau tumbuh 18,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015 18.097 unit.

Jika mengacu penjualan wholesales, jualannya juga naik dari 47.899 unit di tahun lalu, menjadi 50.307 unit di dua bulan pertama 2016 ini.

“Awal tahun pendorongnya oleh model-model baru. All New Innova dan All New Fortuner, penerimaannya oleh masyarakat cukup baik,” kata Henry usai acara Media Gathering Toyota IIMS di Thamrin, Jakarta Pusat (29/3/2016).

Di tempat yang sama, Anton Jimmy, Kepala Divisi Pemasaran TAM menambahkan, gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) dipercaya bisa memberikan stimulus penjualan mobil di awal tahun.

“Tetapi kita tidak melihat dan menetapkan berapa target penjualan di IIMS. Karena kita melihat gelombang beritanya untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat akan sangat tinggi, sehingga bisa menarik minat masyarakat banyak,” ungkap Anton.


Latest News