news

30 Mar 2016

Industri Otomotif Jadi Prioritas Pemerintah

Industri Otomotif Jadi Prioritas Pemerintah

Industri otomotif Tanah Air memang sedang dalam kondisi kurang sehat. Namun dengan potensi pasar yang dimiliki Indonesia, kondisi ini akan bisa alami pertumbuhan.

“Diakui memang industri otomotif sedang mengalami pelambatan, karena terimbas dari ekonomi global yang kurang begitu baik. Namun, dengan 250 juta populasi indonesia termasuk 10 juta penduduk Jakarta, ini merupakan potensi pasar yang besar,” ujar I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Jakarta (29/3/2016).

Putu melanjutkan, diselenggarakannya pameran komponen, International Trade Exhibition for Auto Parts, Accesories and Vehicle Equip (INAPA) ini, seiring dengan kebijakan pemerintah. Di mana saat ini pemerintah komitmen untuk mengembangkan 10 industri nasional, salah satunya otomotif.

“Kita juga tahu dari beberapa pengalaman dan sejarah, industri dapat tumbuh dan berkembang, jika komponennya kuat dan menghasilkan produk berkualitas. Jadi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah mengembangkan industri otomotif,” tutur Putu.

"Bottom"

Perwakilan industri komponen otomotif, Hadi Surjadipradja, Vice President Gabungan Industri Alat-Alat Mobil Motor (GIAMM) mengharapkan, kesuksesan pameran ini juga diiringi dengan pertumbuhan industri komponen kendaraan roda dua dan empat.

“Peluang untuk tumbuh tentu masih ada. Diharapkan pada semester dua nanti perlambatan akan  mengecil dan akan megarah ke pertumbuhan yang lebih bak,” ujar Hadi. Kinerja industri otomotif diprediksi sudah menyentuh bottom dan mulai rebounce tahun ini.


Latest News