news

04 Apr 2016

Kendaraan Asal China Kurang Dilirik “Leasing”

Kendaraan Asal China Kurang Dilirik “Leasing”

Adira Finance sudah 25 tahun membantu masyarakat dalam hal pembiayaan kendaraan bermotor. Selama itu, mobil dan sepeda motor yang paling banyak dibeli konsumen adalah merek Jepang, selanjutnya Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Namun, untuk produsen asal China sangat jarang. Selain memang jumlah mereknya di Indonesia sedikit, minat masyarakat untuk mobil China juga tidak sebesar mobil Jepang, Eropa dan AS.

Director Chief Sales & Distribution Adira Finance Hafid Hadeli, mengungkapkan, merek China tidak bisa mengikuti program Xtrim Car. Sebab, hanya untuk Jepang dan Eropa saja.

“Kita tetap melayani kredit untuk konsumen yang ingin membeli mobil asal China. Tetapi, tidak bisa menggunakan program Xtrim Car, kalau mau diprogram Adira Finance lain,” ungkap Hafid usai peluncuran program Xtrim Car Adira Finance, di Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Konsumen yang ingin kredit mobil China, lanjut Hafid, bunganya lebih tinggi dari biasa, yakni sekitar enam persen dan uang mukanya juga lebih tinggi mulai dari 30 hingga 40 persen.

“Karena mobil China itu harga jual kembalinya sangat jatuh. Belum lagi kalau ada konsumen yang bermasalah, seperti kredit macet, dan lain sebagainya. Bisa-bisa kita yang rugi,” kata Hafid.

Menurut Hafid, kenapa Xtrim Car tidak menerima merek China. Sebab, program ini bunganya sangat kecil, yaitu 3,88 persen, sehingga keuntungannya juga tidak besar.

“Kita harus pilih-pilih merek dan konsumen agar tidak menimbulkan kredit macet,” ucap Hafid.


Latest News