news

07 Nov 2019

Masuk Musim Hujan, Perhatikan Hal Ini Saat Berkendara

Masuk Musim Hujan, Perhatikan Hal Ini Saat Berkendara

Ilustrasi

Sebentar lagi Indonesia akan memasuki musim penghujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, seluruh wilayah di Indonesia akan mengalami musim hujan secara merata mulai November. Informasi tersebut sebaiknya menjadi alarm bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi yang menggunakan kendaraan pribadi saat beraktivitas. Pasalnya, sepanjang musim hujan, pengendara akan karib menemui jalanan yang basah, tergenang, berkabut, atau bahkan banjir. Kondisi tersebut mesti diwaspadai, karena air merupakan salah satu masalah serius bagi kendaraan bermotor seperti mobil

Untuk itu, ada baiknya segera mempersiapkan dan memperhatikan hal yang dibutuhkan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut beberapa hal yang Kompas.com rangkum demi mengurangi risiko terburuk pada kendaraan Anda saat musim hujan tiba.

Rencanakan rute Sebelum melakukan perjalanan, perencanaan rute adalah hal pertama yang mesti dipersiapkan. Terlebih, jika ingin menuju daerah yang jarang atau belum pernah dikunjungi. Sebab, tidak menutup kemungkinan jalan yang akan Anda lalui tengah mengalami banjir atau terdapat banyak genangan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa memanfatkan perkembangan teknologi, seperti aplikasi google maps, pantau perkembangan lalu lintas di sosial media, atau televisi.

Teknik berkendara yang baik Bijak dalam berkendara menjadi faktor selanjutnya yang mesti diupayakan demi mengurangi risiko terburuk pada kendaraan saat musim hujan tiba. Saat menghadapi jalan menanjak, misalnya, disarankan menggunakan gigi rendah demi mempermudah mesin mengerem sebelum mencapai tikungan. Teknik ini juga berlaku saat Anda menghadapi turunan curam dan licin.

Injak-lepas rem secara perlahan Saat Anda harus melewati genangan air, fungsi rem sangat diperlukan untuk meringankan kinerja mesin. Setelah keluar dari genangan air, injak-lepas rem secara perlahan untuk mengeringkan mesin. Anda juga bisa berhenti sejenak untuk memastikan kendaraan tidak ada sampah-sampah yang terjebak dalam grille atau sirip radiator di bagian belakang. Melakukan standar check-up Hal terakhir adalah melakukan standar check-up pada kendaraan, seperti mengecek wipers, tekanan ban, oli, mesin, baterai, dan lampu. Selain itu, pengisian bahan bakar dalam kondisi penuh juga sangat diperlukan, apalagi hendak bepergian jauh. Anda bisa melakukannya di bengkel terdekat atau mengecek sendiri di rumah. Dengan melakukan standar check-up, maka mobil Anda siap untuk menerjang jalanan meski pada musim hujan sekali pun.

Honda BR-V saat mengunjungi kawasan kebun teh dan Candi Ceto dalam Merapah 5 Warisan Budaya Batik

Sebagai tambahan, Anda juga sebaiknya memakai lampu kabut pada saat hujan turun. Lampu fog berfungsi untuk penerangan yang lebih baik saat kondisi hujan lebat atau berkabut. Saat mengalami kemacetan panjang akibat hujan deras, Anda masih bisa dapat merasakan kenyamanan apabila memiliki mobil dengan interior yang luas seperti yang ada pada New Honda BR-V. Selain interior, mobil ini juga diakui dapat menerjang medan sulit akibat hujan seperti jalan berlubang dan penuh genangan air berkat mesin 1.500 cc yang mampu meluapkan tenaga hingga 120PS dan torsi maksimal 145 Nm @4.600 rpm. Dengan begitu, Anda tak perlu lagi khawatir mengalami nasib buruk saat berkendara saat musim hujan. Berkendara pun kian nyaman dan bisa selamat sampai tujuan.


Latest News