news

24 Feb 2016

Merek China “Serbu” Indonesia, Ini Kata Gaikindo

Merek China “Serbu” Indonesia, Ini Kata Gaikindo

Menperin bersama pejabat ekselon satu Kementerian Perindustrian berkunjung ke pabrik SAIC-GM-Wuling (SGMW) Automobile di Qingdao, tenggara Beijing, Jumat (4/12).

Tahun depan, dua produsen otomotif asal China, SAIC-GM-Wuling dan Sokonindo Indonesia (SI) mulai meramaikan industri otomotif Indonesia. Bahkan, Wuling berinvestasi Rp 9,2 triliun membangun pabrik di atas lahan seluas 30 hektar.

Menanggapi kondisi itu, Ketua Umum Gaikindo periode 2016-2019 Johannes Nangoi, mengatakan, semakin banyak merek baru yang masuk, semakin bagus. Sebab, Indonesia dinilai sebagai pasar potensial.

“Masyarakat menjadi punya banyak pilihan dalam membeli mobil. Apalagi mereka membangun pabrik dan harusnya ditiru oleh produsen lain yang belum punya pabrik di Indonesia,” ungkap Nangoi saat berbincang dengan KompasOtomotif  usai acara rapat umum anggota Gaikindo 2016, di hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2016).

Menurut Nangoi, produsen otomotif baru yang mendirikan pabrik di Indonesia itu sangat bagus. Sebab, selain menguntungkan bagi pabrikan itu sendiri, untung lainnya bisa menyerap tenaga kerja lokal.

“Otomatis kalau membangun pabrik, mereka membutuhkan tenaga kerja lokal. Itu untungnya bagi masyarakat Indonesia,” kata pria yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) ini.

Persaingan

Nangoi melanjutkan, sukses atau tidaknya merek itu di Indonesia ditentukan oleh konsumen. Sehingga, masing-masing produsen harus memiliki cara bagaimana menggaet konsumen Indonesia membeli produknya.

“Persaingan memang cukup ketat, oleh karena itu masing-masing produsen harus memiliki cara bagaimana bisa menarik minat masyarakat Indonesia untuk membeli produknya. Itu pekerjaan yang harus dilakukan oleh merek baru,”


Latest News