news

11 Jan 2019

Mobil Listrik Hadir, Penjualan Mobil Bensin Diprediksi Turun

Mobil Listrik Hadir, Penjualan Mobil Bensin Diprediksi Turun

Hampir seluruh nama besar di dunia otomotif sudah mulai menggunakan tenaga listrik pada produk yang mereka jual baik dalam bentuk hybrid atau mobil listrik sepenuhnya. Meski begitu, mesin pembakaran internal akan terus menjadi pemeran utama di pasar mobil, paling tidak dalam dua dekade ke depan.

Beberapa ahli malah mengatakan mesin pembakaran sudah mencapai puncaknya dan akan mulai mengalami penurunan dalam beberapa tahun lagi. Salah seorang pengamat industri otomotif dari Financial Times menerbitkan laporan komprehensif tentang mesin pembakaran internal.

 

Di antara para ahli ini ada yang berpendapat bahwa mesin pembakaran internal sudah mencapai puncaknya pada tahun 2018 lalu. Secara tidak langsung pakar tersebut mengatakan keberadaan mobil berpembakaran internal ke depannya tidak akan mengalahkan angka yang diraih pada tahun 2018.

"Kami melihat puncak penjualan mobil mesin pembakaran pada tahun 2018 berdasarkan penjualan global hingga Oktober, ditambah perkiraan untuk November dan Desember," kata analis otomotif global untuk Jato Dynamics, Felipe Munoz kepada Financial Times.

Pada Januari 2018 diprediksi permintaan untuk mobil bertenaga bensin akan terus tumbuh hingga puncaknya pada tahun 2022. Namun perkiraan tersebut mulai diragukan melihat permintaan mobil baru secara keseluruhan di tiga wilayah terbesar dalam hal penjualan, Eropa, Amerika Serikat, dan China mengalami penurunan secara signifikan.

"Ketika Anda melihat 2018 sejak musim panas, penjualan mobil baru di semua pasar penting turun. Menjual mobil mesin pembakaran ke pelanggan ini tidak akan tumbuh di masa depan," ujar pemimpin otomotif global untuk Accenture, Axel Schmidt.

Pada tahun 2019, penjualan kendaraan secara global tidak akan menurun. Sebab, kendaraan listrik diperkirakan akan melipatgandakan pangsa pasar mereka menjadi sekitar 1,6 persen. Bahkan jika keseluruhan penjualan meningkat hingga 12 bulan ke depan, penjualan kendaraan bermesin pembakaran kemungkinan akan turun. 


Latest News