news

14 Jan 2020

Orang Indonesia Sudah Lebih Menyukai Car Sharing

Orang Indonesia Sudah Lebih Menyukai Car Sharing

Ilustrasi Foto: Istimewa

Disrupsi teknologi membuat orang tak perlu lagi punya mobil. Tinggal pesan taksi online dari telepon genggam, orang bisa bebas kemana saja tanpa perlu memikirkan biaya parkir, bensin atau biaya perawatan kendaraan lainnya.

Toyota pun menyadari tren ini, dan bahkan dalam sebuah survei disebutkan, kalangan menengah ke atas Indonesia, sebanyak 51 persen lebih menyukai menggunakan car sharing dibanding menggunakan kendaraan sendiri.

Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono saat bertemu dengan kalangan media massa.

"Itu berdasarkan data survei sebuah konsultan Jepang," ujarnya.

Tantangan seperti ini lah yang kini tengah dihadapi oleh produsen mobil seperti Toyota, bagaimana mereka mencari formula yang tepat antara kepemilikan pribadi atau menyediakan mobil untuk kalangan fleet yang akan dipakai untuk taksi online. Dia pun menceritakan sedikit soal tukang cukurnya yang beralih profesi menjadi sopir taksi online dan bisa mendapatkan penghasilan yang maksimal.

Warih menambahkan, tren car sharing ini sudah menjadi tren global. Bahkan di luar negeri seperti Dubai, setelah tiba di bandara orang bisa menggunakan mobil untuk 3 tujuan yang berbeda. "Jadi mobilnya satu tapi 3 tujuan, di Jepang juga begitu," ujarnya.


Latest News