news

03 Feb 2016

Pengaruh Akuisisi Daihatsu oleh Toyota Terasa mulai Agustus

Pengaruh Akuisisi Daihatsu oleh Toyota Terasa mulai Agustus

Jakarta, KompasOtomotif – Proses akuisisi Daihatsu Motor Company (DMC) sepenuhnya oleh Toyota Motor Corporation (TMC) rencananya selesai pada Agustus 2016. Presiden Direktur Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman Maman Rusdi menjelaskan sampai proses itu rampung belum ada perubahan signifikan pada bisnis Daihatsu di Indonesia.

Orang Indonesia pertama yang menduduki jabatan Direktur di DMC itu juga mengatakan akuisisi biasa terjadi pada perusahaan Jepang. Joint venture TMC dan DMC dengan perusahaan lokal masing-masing di dalam negeri dikatakan berdiri independen.

“Sementara belum ada antisipasi karena masih dalam proses. Tapi bisa saya nyatakan, berdasarkan informasi saat ini, tidak ada (perubahan) kebijakan. Masiih ada waktu, jadi sementara ini tidak ada perubahan dan tidak bisa komentar,” kata Sudirman di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Kendati operasi Daihatsu dan Toyota di Indonesia berdiri sendiri, bisnis bisa berjalan bergandengan dengan berbagai paket kesepakatan. Saat ini kolaborasi ADM dan Toyota Astra Motor sudah menghasilkan produk Ayla-Agya, Xenia-Avanza, Terios-Rush, dan sebentar lagi model baru LCGC yang diketahui bernama kode D30D.

“Jadi belum tentu langsung ikut, tapi kebijakan induknya masih tetap,” papar Sudirman.

TMC memiliki 51,2 persen saham DMC. Pada akhir bulan lalu, TMC mengumumkan rencana membeli sisa saham senilai Rp 41,1 triliun. Atas kerja sama ini Daihatsu fokus pada pengembangan mobil kompak dengan tambahan teknologi Toyota. Sementara Toyota membidik pasar di negara maju.


Latest News