news

10 Mar 2016

Penjualan BR-V Terus Menumpuk pada Kuartal Pertama

Penjualan BR-V Terus Menumpuk pada Kuartal Pertama

PT Honda Prospek Motor (HPM) mengaku optimis dengan model baru andalannya, BR-V di Indonesia. Pasalnya, baru memasuki bulan terakhir pada kuartal pertama 2016, nyaris setengah dari target penjualan setahun penuh, sudah terpenuhi.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy mengatakan, sejak diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Agustus 2015 lalu, Honda sudah mulai memetik pesanan dari konsumen. Kala itu, tercatat ada 1.364 unit yang sudah terpesan konsumen, meski belum mengetahui harga resminya.

Kini, setelah tiga bulan berjalan memasuki 2016, Jonfis mengatakan pesanan yang masuk terus menumpuk.

“Memasuki bulan Maret ini laporan penjualan BR-V terus membaik. Saat ini, angkanya sudah mendekati 12.000 unit ,” kata Jonfis di Jakarta, Selasa, (8/3/2016).

Mengacu data Gaikindo, Honda sudah berhasil menjual BR-V, 6.627 unit pada Januari dan 5.575 unit (Februari). Berarti, total penjualan BR-V di awal tahun 2016 ini sudah mencapai 12.202 unit.

Jika dibandingkan dengan target penjualan BR-V selama setahun penuh, yaknii 39.000 unit. Maka, sudah 31,2 persen terhadap target penjualan, padahal tahun ini baru saja berjalan. Artinya, masih banyak waktu tersisa bagi HPM untuk bisa memenuhi target penjualan BR-V di tahun perdananya ini.

Terlaris

Dari total empat tipe yang ditawarkan Honda ke pasar, yakni BR-V S MT, E MT, E CVT, dan Prestige CVT, ternyata ada model terlaris. Berbeda karakter dengan Jazz atau Freed di mana konsumen kerap memilih model teratas, justru segmen menengah jadi incaran utama untuk BR-V.

Jonfis mengaku, sekitar 75 persen dari total pesanan yang masuk, datang dari tipe E, baik transmisi 6-percepatan manual atau CVT.


Latest News