news

24 Sep 2015

Saban Bulan 1.000 Pikap Daihatsu Gran Max Tembus Pasar Mancanegara

Saban Bulan 1.000 Pikap Daihatsu Gran Max Tembus Pasar Mancanegara

Saban Bulan 1.000 Pikap Daihatsu Gran Max Tembus Pasar Mancanegara

Maratua -Mobil pikap buatan PT Astra Daihatsu Motor (PT ADM), Gran Max tak hanya digemari di dalam negeri tetapi juga mencorong di pasar ekspor. Tak kurang dari 1.000 unit pikap itu dikirim ke berbagai negara.

"Di tengah lesunya pasar di dalam negeri, pikap Gran Max memberikan sumbangan besar bagi kami. Rata-rata ekspor setiap bulannya mencapai 1.000 unit," papar Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra, di Pulau Maratua, Kalimantan Utara di sela acara Daihatsu Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure, Rabu (23/9/2015).

Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor selama ini berada di wilayah Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika. "Tetapi kami juga terus berupaya keras membuka pasar ekspor di wilayah lain," kata dia.

Peluang untuk ekspor ini, kata Amelia, potensinya cukup besar mengingat kualitas pikap Gran Max yang diakui oleh konsumen di luar negeri. Tak hanya memiliki kapasitas yang diinginkan konsumen, namun kualitasnya juga diakui.

Menurut Amelia, umumnya para konsumen menggunakan mobil itu untuk kegiatan komersial. Dia menyebut, menurut pengakuan mereka, dari segi bisnis menguntungkan. Karena biaya operasional yang rendah namun daya tahan yang tinggi.

"Bahkan ekspor juga dilakukan ke Jepang. Padahal di negeri asal Daihatsu itu aturan dan persyaratan impor mobil, terutama soal kualitas sangat ketat, tapi toh Gran Max bisa diterima," ujarnya.

"Kita tahu Jepang itu 'mbahnya' otomotif. Ekspor ke sana bukanlah hal mudah. Mereka enggak main-main soal kualitas. Meski awalnya dipandang sebelah mata, tapi syukur kami dari Daihatsu Indonesia berhasil kirim ke sana dan diterima di pasar Jepang," jelasnya.

Hanya memang, di Negeri Matahari Terbit itu, Daihatsu tak menggunakan nama Gran Max melainkan nama milik saudaranya yakni Toyota Town Ace dan Lite Ace.

(arf/rgr)

Latest News