news

18 Mar 2016

Serba-serbi Kendaraan Ramah Lingkungan

Serba-serbi Kendaraan Ramah Lingkungan

Serba-serbi Kendaraan Ramah Lingkungan

Serba-serbi Kendaraan Ramah Lingkungan

Jakarta -Anda sering mendengar kendaraan bermotor ramah lingkungan, dan saat ini sebagian negara maju telah menerapkan kendaraanya dengan teknologi terbaru di industri otomotif.

Sebuah kendaraan hijau (ramah lingkungan) adalah kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar alternatif tertentu, dan menghasilkan dampak tidak berbahaya bagi lingkungan.

Saat ini, di beberapa negara penggunaan bahan bakar ramah lingkungan untuk kendaraan harus sesuai atau menggunakan standar emisi Eropa yang lebih ketat (seperti Euro6), atau di California yang menerapkan standar kendaraan nol emisi (seperti Zev, ULEV, SULEV, PZEV), atau standar bahan bakar rendah karbon yang telah diberlakukan di beberapa negara.

Kendaraan ramah lingkungan dapat didukung oleh bahan bakar alternatif dan teknologi kendaraan canggih, termasuk kendaraan listrik hybrid, plug-in kendaraan listrik hybrid, kendaraan listrik baterai, kendaraan kompresi udara, hidrogen dan sel bahan bakar kendaraan.

Selain itu ada juga penggunaan bahan bakar etanol, gas alam, biodiesel dan bahan bakar etanol atau gasohol. Penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan ini sebagai pengganti bahan bakar kendaraan bermotor konvensional, yang bertujuan dan sebagai salah satu cara menghemat serta efesiensi energi untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.

Tidak hanya itu, penggunaan bahan bakar ramah lingkungan ini juga bertujuan mengurangi dampak emisi polusi udara dan gas rumah kaca, serta berkontribusi untuk kemandirian energi dengan mengurangi impor minyak.

Walaupun, mungkin untuk di Indonesia sendiri, belum banyak atau bahkan belum ada kendaraan semacam ini, Anda tetap bisa memiliki kendaraan sesuai keinginan Anda.


Latest News