news

08 Nov 2019

SUV Xpander, Bisa Lebih Boros, Tapi Minim Limbung

SUV Xpander, Bisa Lebih Boros, Tapi Minim Limbung

detikcom dan New Crossover MPV (dok istimewa)

Mitsubishi akan merilis model SUV baru yang berbasis Xpander. Disuntik DNA SUV, Xpander terbaru bakal lebih kuat menyedot konsumsi BBM.

Xpander New Crossover MPV, begitu Mitsubishi menjuluki produk terbarunya ini, memiliki ground clearance paling tinggi di antara pesaing-pesaingnya. Tingginya mencapai 225 mm.

Angka tersebut 20 mm lebih tinggi dibanding Xpander versi standar. Ground clearance Xpander New Crossover MPV bahkan lebih tinggi dibanding Pajero Sport yang 'cuma' 218 mm.

Menambah ground clearance adalah bagian dari strategi Mitsubishi untuk menjadikan Xpander New Crossover ini lebih SUV. Plus mengakomodasi lingkar ban yang bertambah besar menjadi 17 inci.

Meningkatkan ground clearance memang membuat mobil ini akan bisa melalui lebih banyak kondisi jalan. Tapi ada kompensasi yang harus dibayar. Kolong mobil yang lebih tinggi membuat mobil akan mudah limbung. Bagaimana Mitsubishi menjawab hal ini?

Chief Product Specialist Mitsubishi Motors, Minoru Uehara, menyebut masalah mobil limbung tak akan terjadi. Ground clearance yang tinggi dikompensasi dengan upgrade pada sistem suspensi.

"Kami tetap mempertahankan (status sebagai) best in class. Driving comfort berdasarkan Xander yang ada. Suspensi ditingkatkan kualitasnya, sehingga memiliki driving comfort yang lebih baik. Performa lebih baik dibanding MPV atau small SUV yang ada di pasar," ucap Uehara.

Efek lain yang akan dirasakan pemilik Xpander SUV ini adalah soal konsumsi bahan bakar. Xpander New Crossover bagaimanapun tetap sebuah MPV, yang kemudian diberikan atribut-atribut SUV. Mau tak mau akan berpengaruh pada jumlah bahan bakar yang digunakan.

"Memang konsekuensinya ekonomis bahan bakar lebih boros. Tapi dikompensasi dengan model yang lebih bagus, lebih premium, serta kekokohan desain yang lebih menarik untuk outdoor activity. Konsumsi bahan bakar outdoor dan city activity tentunya beda," lanjut Uehara.


Latest News