news

04 Apr 2016

Tak Lagi Jadi Diler Utama Toyota, Auto2000 Bisa Lebih Fokus Tingkatkan Layanan

Tak Lagi Jadi Diler Utama Toyota, Auto2000 Bisa Lebih Fokus Tingkatkan Layanan

Tak Lagi Jadi Diler Utama Toyota, Auto2000 Bisa Lebih Fokus Tingkatkan Layanan

Tak Lagi Jadi Diler Utama Toyota, Auto2000 Bisa Lebih Fokus Tingkatkan Layanan

Jakarta -Sebelum 2015 distribusi mobil Toyota dilakukan dari Toyota Astra Motor (TAM) ke diler utama seperti Auto2000 kemudian dari main dealer ke cabang. Kini, seluruh proses distribusi akan ditangani TAM setelah Toyota menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang.

Otomatis, Auto2000 yang sebelumnya menjadi main dealer di beberapa wilayah kini menjadi lebih fokus. Hal itu dituturkan langsung oleh Chief Executif Auto2000, Agus Prayitno.

"Kami malah lebih fokus. Dulu tuh Auto2000 punya dua tugas. Pertama sebagai main dealer, kedua sebagai retailer/jualan. Yang main dealer-nya itu dikembalikan ke Toyota Astra Motor. Toh Toyota Astra Motor juga Astra Astra juga," kata Agus.

Kini menurut Agus, tugas Auto2000 lebih fokus di retail dan pelayanan. Sebab, untuk bisa bersaing dan mempertahankan market leader, kunci utamanya adalah di pelayanan.

"Auto2000 sekarang fokus di retail. Kenapa? Ke depan kunci persaingan otomotif itu pelayanan. Karena yang namanya mobil teknologinya udah mirip-mirip. Enggak kayak dulu, dulu jomplang mobil Jepang sama mobil Eropa. Orang lebih prefer mobil Eropa," ujar Agus.

Masyarakat bakal memilih yang pelayanannya lebih baik. Apalagi, kata Agus, pengguna mobil tak mau disusahkan oleh mobilnya.

"Yang dibedain pelayanan. Sebabnya ke depan orang puynya mobil enggak mau susah. Kalau bisa dia beli mobil dari meja, online," ujarnya.

"Jadi udah benar Auto2000 fokus ke pelayanan. Menurut saya bagus lah. Toh dipindahinnya ke Astra. Sama aja. Bagi Auto2000 lebih fokus," tambah Agus.

Dengan adanya strategi untuk memperkuat penjualan dari jaringan distribusinya ini, orang-orang dari Auto2000 juga banyak yang dialihkan ke TAM.

"Itu orang kami beberapa kami kirim ke sana, kepala-kepala wilayah kami kirim ke sana. Karena sebagian kerjaannya diambil," ucap Agus. (rgr/ddn)

Latest News