news

17 Jan 2020

Tips Cara Antisipasi Saat Mobil Diesel Mengonsumsi Biosolar B30

Tips Cara Antisipasi Saat Mobil Diesel Mengonsumsi Biosolar B30

Plus minus BBM Biosolar

Meski Biosolar B30 diklaim punya sejumlah kelebihan, ternyata bahan bakar dengan 30 persen Fatty, Acit, Metil, Eter (FAME) yang didapat dari minyak kelapa sawit ini juga berdampak bagi mesin diesel. Masalah paling umum yang terjadi karena penggunaan Biosolar B30 adalah filter bahan bakar yang lebih cepat kotor. Alasannya, lantaran Biosolar B30 membawa sejumlah endapan yang tersisa pada filter solar. Jika dibiarkan, risikonya endapan tersebut bisa saja masuk ke dalam injektor dan menyebabkan kerusakan. Kalau injektor sampai rusak, kinerja mesin tentu akan terganggu.

FIlter bahan bakar diesel dengan separator air

Fransisca FA, Ketua Harian Innova Community, mengatakan, jika teman-teman di komunitas kerap mengakali penggunaan Biosolar dengan penambahan zat aditif. “Anak komunitas kalau pakai Biosolar pasti dicampur aditif, efeknya endapan berkurang, filter solar jadi lebih bersih. Selain itu tarikan mesin lebih enteng, dan suara jadi lebih halus. Selain itu, penggantian filter solar lebih cepat juga bisa jadi jawaban dampak dari penggunaan Biosolar B30.

Mesin diesel canggih 2.200cc ini sangat bertenaga dan tak perlu solar super.

Biasanya kami ganti filter solar setiap 5.000 Km. Atau saat ganti oli, sekalian filter solar juga diganti,” kata Ferins J Fediaz, pengurus komunitas Pajero Indonesia ONE chapter Jakarta. “Umumnya kalau pakai Biosolar, maksimal tiap 5.000 Km sudah harus ganti. Tapi kalau pakai Pertamina Dex bisa sampai 20.000 Km baru diganti,” ucapnya.


Latest News