news

17 Oct 2019

Toyota Tunggu Aturan Pajak CO2 Pak Presiden

Toyota Tunggu Aturan Pajak CO2 Pak Presiden

Foto: Ari Saputra

Demi bisa merangsang pasar mobil ramah lingkungan di Indonesia, para pabrikan otomotif membutuhkan aturan-aturan pasti yang bisa mendukung mobilitas kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya Toyota yang sangat berharap agar pemerintah segera mensahkan aturan pajak berdasarkan CO2.

"Kalau memang pemerintah minta kontribusi elektrifikasi dan hybrid masuk rasanya harus ada mobil di line up di bawah Rp 500 juta ,itu satu. Kedua caranya bagaimana, itu harus lokalisasi itu juga pemerintah akan membuat regulasi tambahan CO2 tax dan produksi," kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, di Bali.

"Jadi kalau ditanya kapan dan apa, Di mana bolanya? Ada diprinsipal, memang kalau kita tanya prinsipal mereka akan tanya bagaimana kesiapan dengan konsumen," tambahnya.

Anton pun menjelaskan jika memang prinsipal bertanya kesiapan konsumen, Toyota Indonesia akan menjawab sudah melakukan berbagai program salah satunya edukasi mengenai keunggulan kendaraan ramah lingkungan.

"Kita jawab banyak melakukan aktifitas menyampaikan elektrifikasi ke konsumen, infrastruktur pastinya harus kerjasama dengan pemerintah dan swasta. Ketiga, juknis itu sangat dibutuhkan, karena saat prinsipal buat keputusan harus masuk ke mana, draftnya sudah ada tapi untuk putuskan kita butuh kepastian tertulis," ujar Anton.

Anton juga menambahkan, Toyota masih terus menjalin komunikasi dengan pemerintah untuk bisa mengeluarkan aturan yang salaing menguntungkan.

"Secara draft kita (Toyota) sudah dapat, melalui Gaikindo sudah diskusi terus dengan kementerian perindustrian, kita juga dengar langsung dari ibu Sri Mulyani CO2 tax-nya dia sudah setuju, tapi saya tidak tahu prosesnya kapan atau mungkin diproses seperti apa, kita juga cari informasi juga," ucap Anton.


Latest News