news

21 Dec 2015

Usai Restrukturisasi, Proton Pastikan Tidak Akan Cabut dari Indonesia

Usai Restrukturisasi, Proton Pastikan Tidak Akan Cabut dari Indonesia

Usai Restrukturisasi, Proton Pastikan Tidak Akan Cabut dari Indonesia

Jakarta -Isu PT Proton Edar Indonesia (PEI) yang melakukan restrukturisasi karyawan beberapa waktu kembali marak bergulir dengan kabar baru merek asal Malaysia itu akan meninggalkan pasar Indonesia. Namun, isu itu dibantah keras internal PEI.

“Isu mau meninggalkan Indonesia itu sama sekali tidak benar. Bagaimana pun, Indonesia adalah pasar yang besar dengan potensi yang besar pula. Jadi tidak mungkin ditinggalkan,” ujar salah seorang sumber di internal PEI kepada detikOto, Senin (21/12/2015).

Menurutnya, PEI memang telah melakukan restrukturisasi karyawan. Namun hal itu dilakukan sebagai reformulasi strategi baru Proton di Indonesia untuk menyikapi situasi ekonomi dan pasar yang terus berkembang.

“Ibarat orang lari jarak jauh, apa yang dilakukan (PEI) saat ini adalah melakukan ancang-ancang. Karena bagiamana pun, menghadapi situasi harus dilakukan perhitungan yang matang,” ucapnya.

Sementara menyinggung penjualan model-model Proton yang masih lesu, sumber itu menyebut karena memang situasi pasar yang lemah. Penjualan secara umum dari hampir semua merek mengalami penurunan.

Terlebih, kehadiran Proton di Indonesia juga relatif baru dibanding merek-merek lain. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan, penjualan wholesale Proton pada 2013 penjualan Proton masih tercatat di kisaran 1.000 unit. Namun pada 2014 menjadi 523 unit. Sementara di tahun ini, hingga Oktober lalu penjualan sebanyak 153 unit.


Latest News