blog

26 May 2026

Mobil listrik murah di Indonesia hari ini bisa dimulai dari sekitar Rp189 jutaan untuk kategori city car, hingga Rp299 jutaan untuk SUV kompak dengan fitur yang cukup lengkap. Definisi "murah" dalam konteks ini mengacu pada rentang harga yang setara atau sedikit di atas segmen LCGC, yakni di bawah Rp300 juta.
Faktor yang mendorong harga terus turun antara lain insentif PPN dari pemerintah untuk kendaraan listrik yang memenuhi syarat TKDN, serta masuknya banyak merek baru yang bersaing agresif di segmen entry-level. Persaingan ini menguntungkan konsumen karena mendorong kualitas naik sekaligus harga turun.
Panduan ini menyajikan daftar model yang sudah diverifikasi harganya, dikelompokkan berdasarkan rentang harga agar lebih mudah dibandingkan.

Daftar Mobil Listrik Murah di Bawah Rp 200 Juta

Segmen ini adalah yang paling terjangkau di pasar EV Indonesia dan didominasi oleh city car berukuran mungil yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan.

1. DFSK Seres E1

Seres E1 adalah salah satu mobil listrik paling terjangkau yang dijual secara resmi di Indonesia, dengan harga mulai Rp189 juta untuk varian B-Type dan Rp219 juta untuk varian L-Type (OTR Jakarta). Varian B-Type menggunakan baterai LFP 13,8 kWh dengan jarak tempuh klaim 180 km, sementara L-Type hadir dengan baterai 16,8 kWh dan jarak tempuh hingga 220 km berdasarkan standar NEDC.

Dari sisi fitur, Seres E1 sudah dilengkapi layar sentuh 8,8 inci, kamera mundur, sensor parkir, serta sistem pengereman ABS dan EBD. Garansi baterainya tergolong panjang untuk kelasnya, yakni 8 tahun atau 120.000 km. Pengisian daya dari 10 persen ke 90 persen membutuhkan waktu sekitar 3,5 hingga 4 jam. Dimensinya yang sangat kompak (3.030 mm x 1.640 mm) menjadikannya salah satu mobil paling mudah diparkir di segmennya, cocok untuk mobilitas harian di kota besar yang padat.

2. Changan Lumin EV

Changan Lumin hadir dengan harga mulai Rp183 juta OTR Jakarta dan menjadi pendatang baru yang langsung menarik perhatian berkat desainnya yang membulat dengan lampu depan besar bergaya Moon Eye LED. Dibekali baterai LFP 28,08 kWh, Lumin mengklaim jarak tempuh hingga 301 km dalam sekali pengisian, angka yang melampaui beberapa pesaingnya di segmen yang sama.
Spesifikasi teknisnya mencakup motor listrik 35 kW, pengisian cepat DC dari 30 persen ke 80 persen dalam 35 menit, serta fitur keselamatan lengkap berupa dual airbag, ABS, EBD, ESP, Hill Hold Control, dan kamera belakang. Lumin menjadi pilihan menarik bagi yang menginginkan jarak tempuh lebih panjang di harga entry-level.

Baca Juga: Sewa Mobil Jakarta Barat​ Lepas Kunci: Murah & Nyaman

Daftar Mobil Listrik Murah Rp 200 Juta hingga Rp 300 Juta

Rentang harga ini menawarkan pilihan paling beragam di pasar EV Indonesia, mulai dari city car hingga SUV kompak.

1. Wuling Air EV

Wuling Air EV adalah salah satu mobil listrik murah paling populer di Indonesia dan menjadi pionir EV entry-level yang diproduksi secara lokal di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Harganya dimulai dari Rp214 juta untuk varian Lite 200 km, Rp251 juta untuk Lite 300 km, dan Rp307 juta untuk varian Pro. Status CKD dengan TKDN di atas 40 persen membuatnya memenuhi syarat insentif PPN pemerintah.

Varian Lite 200 km menggunakan baterai LFP 17,3 kWh dengan jarak tempuh 200 km, sementara varian Long Range hadir dengan baterai 26,7 kWh dan jarak tempuh 300 km. Motor listriknya menghasilkan tenaga 30 kW dan torsi 110 Nm dengan penggerak roda belakang. Baterai sudah bersertifikat IP67 yang berarti aman digunakan di jalanan yang tergenang air, nilai lebih yang jarang dimiliki kompetitor di kelas yang sama.

2. Wuling Binguo EV

Binguo EV adalah model Wuling yang lebih besar dari Air EV, dengan dimensi yang lebih lapang (3.950 mm) dan jarak tempuh yang lebih panjang. Tersedia dalam dua varian: 333 km dengan baterai 31,9 kWh, dan 410 km dengan baterai 37,9 kWh. Harga barunya mulai dari Rp310 juta untuk varian Long Range dan Rp345 juta untuk varian Premium Range.
Keunggulan utama Binguo EV dibanding Air EV adalah kabinnya yang lebih luas, jarak tempuh lebih jauh, serta torsi yang lebih besar yakni 150 Nm. Binguo EV juga dirakit lokal di fasilitas yang sama dengan Air EV.

3. VinFast VF3

VinFast VF3 tampil beda dari kompetitornya dengan desain mini-SUV bergaya boxy yang memiliki ground clearance 175 mm, tertinggi di kelasnya. Harga resmi untuk varian pembelian penuh termasuk baterai adalah Rp230 juta OTR Jakarta. VinFast juga menawarkan skema berlangganan baterai yang bisa menekan harga awal pembelian menjadi lebih terjangkau.
Spesifikasinya mencakup baterai LFP 18,64 kWh, motor listrik 40 HP dengan torsi 110 Nm, dan jarak tempuh klaim 215 km. Pengisian cepat dari 10 persen ke 70 persen membutuhkan waktu sekitar 36 menit. Fitur keselamatan sudah lengkap dengan ABS, EBD, traction control, hill-start assist, kamera 360 derajat, dan sensor parkir. Desain SUV-nya menjadi pilihan konsumen yang menginginkan ground clearance lebih tinggi untuk menghadapi kondisi jalan yang tidak selalu mulus.

4. NETA V-II

NETA V-II hadir dengan harga Rp299 juta OTR Jakarta dan menawarkan kombinasi fitur yang sulit ditandingi di rentang harganya. Dengan baterai LFP 36,1 kWh, NETA V-II mengklaim jarak tempuh hingga 401 km berdasarkan standar CLTC, angka yang mengesankan untuk harga di bawah Rp300 juta.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 70 kW dan torsi 150 Nm, dengan pengisian cepat DC dari 30 persen ke 80 persen dalam 30 menit. Fitur unggulan yang membedakannya dari kompetitor adalah sistem ADAS Level 2 dengan 9 fitur aktif termasuk Forward Collision Warning, Automatic Emergency Braking, Adaptive Cruise Control, dan Lane Assist. Layar sentuh 14,6 inci di kabin juga menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya. Garansi baterai yang diberikan adalah garansi seumur hidup untuk baterai, motor penggerak, dan unit kontrol.

5. BYD Atto 1

BYD Atto 1 adalah fenomena tersendiri di pasar EV Indonesia. Diluncurkan pada Juli 2025 dengan harga Rp199 juta untuk varian Dynamic, model ini langsung menjadi mobil listrik yang banyak diminati. Harga saat ini sudah bergerak ke Rp199 juta untuk Dynamic dan Rp235 juta untuk varian Premium.
Varian Dynamic menggunakan baterai Blade Battery BYD 30 kWh dengan jarak tempuh 300 km (NEDC), sementara Premium hadir dengan baterai 38,88 kWh dan jarak tempuh hingga 380 km. Pengisian cepat DC CCS2 mendukung pengisian hingga 40 kW. Meski dimensinya lebih besar dari city car lain di segmen ini (panjang 3.780 mm), Atto 1 tetap kompak dan masuk kategori hatchback. Fitur keselamatan mencakup airbag depan, rem cakram di keempat roda, ABS, EBD, dan electronic stability control sebagai standar. Garansi baterai diberikan selama 8 tahun.

Mobil Listrik Murah Merek Lokal Indonesia

Tidak banyak yang menyadari bahwa Indonesia sudah punya merek mobil listrik sendiri yang aktif berjualan di pasar. Berikut dua nama yang layak diketahui.

1. Haka Motors: EV Buatan Putra Indonesia

Haka Motors adalah produsen kendaraan listrik asli Indonesia yang didirikan oleh Halim Kalla. Merek ini menawarkan beberapa model dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Trolis di kisaran Rp60 juta, Erolis Rp85 juta hingga Rp95 juta, dan Smuth mulai Rp140 juta. Model-model Haka Motors dirancang sebagai city car kompak untuk mobilitas jarak pendek di perkotaan.
Dengan harga yang berada jauh di bawah rata-rata pasar EV, Haka Motors menjadi pilihan yang sangat spesifik untuk konsumen yang memprioritaskan harga di atas segalanya dan perjalanan hariannya pendek serta terukur.

2. Polytron G3: Dari Produsen Elektronik ke Kendaraan Listrik

Polytron, merek elektronik asal Kudus yang sudah 50 tahun berdiri di Indonesia, resmi memasuki industri otomotif dengan meluncurkan SUV listrik G3 dan G3+ pada Mei 2025. Hadir dalam dua skema harga: skema berlangganan baterai mulai Rp299 juta, dan pembelian penuh termasuk baterai mulai Rp419 juta OTR Jabodetabek.
G3 adalah SUV 5-seater dengan baterai LFP 51,9 kWh, jarak tempuh 402 km (CLTC), motor 150 kW (201 HP), torsi 320 Nm, dan 21 fitur ADAS Level 2. Dirakit di fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta dengan TKDN 40 persen. Skema Battery-as-a-Service (BaaS) Rp1,2 juta per bulan menjadi daya tarik utama bagi yang ingin memulai dengan investasi awal lebih rendah.

Tips Memilih Mobil Listrik Murah yang Sesuai Kebutuhan

Harga bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan. Beberapa pertanyaan ini bisa membantu keputusan lebih terarah.

Sesuaikan Jarak Tempuh Harian dengan Kapasitas Baterai

Rata-rata komuter perkotaan menempuh 30 hingga 60 km per hari. Artinya, city EV dengan jarak tempuh 180 km seperti Seres E1 varian B-Type sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan harian tanpa perlu mengisi ulang setiap hari. Namun jika sering bepergian ke luar kota atau jarak tempuh hariannya di atas 100 km, pertimbangkan model dengan baterai lebih besar seperti BYD Atto 1 atau NETA V-II.

Cek Ketersediaan SPKLU di Kota Anda

Infrastruktur pengisian daya sudah cukup baik di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bali, namun masih terbatas di kota-kota tier 2 dan 3. Sebelum membeli, verifikasi lokasi SPKLU terdekat dari rumah dan kantor melalui aplikasi PLN Mobile atau Charge.IN. Untuk antisipasi, pilih model yang mendukung pengisian dari stop kontak rumah (home charging) sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada SPKLU umum.

Pertimbangkan Jaringan Servis dan Ketersediaan Suku Cadang

Merek dengan jaringan dealer lebih luas seperti Wuling dan Hyundai menawarkan kemudahan servis yang lebih terjamin dibanding merek yang baru masuk pasar. Untuk merek baru, tanyakan terlebih dahulu jumlah bengkel resmi yang tersedia di kota Anda dan pastikan suku cadang bisa didapat dalam waktu yang wajar.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Lokasi Charger Mobil Listrik di Jakarta 

Belum Siap Beli? Coba Sewa Mobil Listrik Dulu di Jennete Rent

Tidak semua orang langsung siap membeli mobil listrik, bahkan yang harganya sudah terjangkau sekalipun. Pertanyaan seperti "nyaman nggak dikendarai sehari-hari?" atau "gimana rasanya ngecas di rumah?" tidak bisa dijawab hanya dari membaca spesifikasi di atas kertas.
Solusi paling praktis adalah mencobanya langsung. Jennete Rent menyediakan layanan sewa mobil listrik Jakarta yang bisa jadi cara terbaik untuk merasakan pengalaman berkendara EV sebelum memutuskan membeli. Tersedia pilihan armada untuk kebutuhan harian maupun perjalanan lebih jauh. Bagi yang sedang berada di Jakarta dan butuh kendaraan sementara, layanan sewa mobil Jakarta dari Jennete Rent juga siap melayani dengan armada terawat, proses pemesanan mudah, dan harga transparan. Amankan unit favorit Anda sekarang juga! Cek pilihan armada siap pakai di Jennete Rent dan lakukan reservasi sebelum kehabisan!



Silahkan hubungi kami